PERANG DUNIA 1


A. LATAR BELAKANG PERANG DUNIA 1

Penyebab Tidak Langsung Perang Dunia 1
1.Perkembangan Nasionalisme
perkembangan nasionalisme di Eropa selama abad ke – 19, memunculkan italia dan jerman sebagai kekuatan baru.
Perkembangan nasionalisme memunculkan kegelisahan negara – negara imperialis, seperti inggris,Prancis,Turki Ottoman,dan Australia-Hongaria.Negara – negara itu mulai menghadapi tuntutan kemerdekaan dari wilayah yang dikuasai
Perkembangan nasionalisme paling jelas muncul di kawasan Balkan. Bangsa – bangsa salvia di kawasan itu menuntut melepaskan  diri dari jajahan Turki Ottoman. Pelopor gerakan kemerdekaan bangsa – bangsa Salvia adalah serbia. Bangsa ini bercita – cita membentuk negara serbia raya yang menghimpun bangsa – bangsa Salvia di kawasan Balkan.
2. Persaingan Ekonomi dan Politik
Perkembangan industri yang luar biasa di Eropa mengakibatkan timbulnya persaingan ekonomi untuk memperoleh bahan mentah industri dan pasar untuk menjual hasil industri.
Persaingan ekonomi berkembang menjadi persaingan politik setelah negara – negara Eropa menggunakan imperialisme untuk menguasai suatu wilayah yang kaya akan bahan mentah industri ataupun yang berpotensi sebagai pasar hasil industri. Misalnya : Australia-Hongaria dan rusia memperebutkan kawasan Balkan, italia dan prancis memperebutkan kawasan afrika utara, Jerman dan Prancis memperebutkan pusat industri baja di Ruhr, Jerman dan inggris memperebutkan kawasan timur tengah.
3. Pembentukan Aliansi Militer
Dalam suasana perkembangan nasionalisme dan persaingan ekonomi – politik, masing – masing negara membangun kekuatan militer, seiring dengan teknologi mesin perang baru yang bermunculan ketika itu.
Persaingan yang semakin genting mendorong tiap negara yang bersaing untuk mencari kawan lalu membentuk aliansi militer. Aliansi militer itu bertujuan untuk mengamankan kedudukan dan mengimbangi ancaman  aliansi militer pesaing.
Pada tahun 1882,jerman,italia, dan Australia-Hongaria membentuk persekutuan militer bernama Triple Alliance. Sebagai reaksi terhadap aliansi tersebut prancis,Inggris, dan Rusia membentuk Triple Entente pada tahun 1907. Akibatnya, bangsa – bangsa Eropa terbagi atas dua blok

  Penyebab langsung Perang Dunia 1 : Terbunuhnya Franz Ferdinand
Archduke Franz Ferdinand adalah pewaris tahta kerajaan Australia-Hongaria. Bersama isterinya, ia ditembak oleh Gavrilo Princip, seorang anggota kelompok teroris serbia. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 28 Juni 1914  itu menjadi alasan bagi Australia-Hongaria untuk menghancurkan Serbia.
Kerajaan itu kemudian mengajukan sejumlah tuntutan yang amat  menyakitkan kepada serbia. Sebetulnya, serbia dapat menerima sejumlah tuntutan dan menawarkan konferensi internasional untuk membicarakan tuntutan lainnya. Namun, Australia-Hongaria menolak tuntutan itu. Sebulan setelah Franz Ferdinand terbunuh, Australia-Hongaria menyatakan perang kepada Serbia. Perang Dunia I pun dimulai.

B. KRONOLOGI PERANG DUNIA I

Tahun 1914
28 Juli : Australia-Hongaria mengumumkan perang kepada Serbia. Peristiwa itu mengawali pertempuran di Front Balkan.
4 Agustus: Jerman menyerang belgia
10 Agustus: Australia-Hongaria menyerang Rusia. Peristiwa itu mengawali pertempuran di Front Timur
6-9 September: pasukan sekutu berhasil membendung gerak pasukan Jerman di Prancis dalam Pertempuran Marne 1.( adalah pertempuran Perancis-Inggris melawan Jerman yang dipimpin oleh Helmuth von Moltke)
Tahun 1915
18 Februari : Jerman mulai melakukan blokade kepada inggris
25 April : pasukan sekutu mendarat di Semenanjung Gallipoli,Turki
7 Mei : kapal selam Jerman menenggelamkan kapal laut AS, Lusitania
23 Mei: Italia mengumumkan perang kepada Australia-Hongaria. Peristiwa itu mengawali pertempuran di front italia.
Tahun 1916
21 Februari: pasukan Jerman memulai pertempuran Verdun
31 Mei – 1 Juni: armada udara inggris menyerang armada udara Jerman dalam pertempuran Jutland
1 Juli: Pasukan sekutu memulai pertempuran Somme

Tahun 1917
1 Februari: Jerman mengumumkan perang laut tak terbatas
6 April: AS mengumumkan perang kepada jerman
24 Juni:  pasukan AS mendarat di Prancis
15 Desember : Rusia menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan Jerman. Peristiwa itu mengakhiri pertempuran di Front Timur.
Tahun 1918
8 Januari: presiden AS Woodrow Wilson mengumumkan 14 pokok perdamaian, yang dikenal sebagai Fourteen Points
3 Maret: Rusia menandatangani Perjanjian Brest-Litovsk
21 Maret: Jerman melakukan serangan di Front Barat
26  September : pasukan sekutu melancarkan serangan balasan di Front Barat
11 November: Jerman menandatangani perjanjian gencatan senjata, sekaligus mengakhiri Perang Dunia 1.

C. AKHIR PERANG DUNIA 1

Di paris, tokoh sekutu menyusun syarat perjanjian untuk jerman. Disusun oleh Woodrow Wilson (AS), Lloyd George (inggris), Georges Clemenceau (Prancis), dan Vittorio Orlando (inggris). Dan melahirkan perjanjian Versailles (1919)

Isi Perjanjian Versailles
Jerman harus menyerahkan kembali daerah yang dikuasai selama perang kepada para pemiliknya
Jerman harus menanggung seluruh biaya ganti rugi perang
Angkatan perang Jerman harus diperkecil
Kapal – kapal dagang Jerman harus diserahkan kepada inggris
Wilayah jerman di sebelah barat sungai Rhein (Rheinland) diduduki pasukan Sekutu Sebagai Jaminan selama 15 tahun
Jerman kehilangan semua daerah jajahannya dan diserahkan kepada Inggris,Prancis,dan Jepang.


D.AKIBAT PERANG DUNIA 1
Bidang Politik
Wilayah negara yang kalah perang semakin sempit, sedangkan wilayah negara pemenang perang semakin luas
Di Eropa Timur timbul negara – negara baru, seperti polandia, cekoslowakia, yugoslavia, dan hongaria. Di timur tengah timbul negara – negara baru, seperti irak, saudi arabia, iran, yordania, syria,dan mesir
Kegagalan liberalisme mengatasi kekacauan dan kesulitan akibat perang mengakibatkan timbulnya totalitarianisme di berbagai negara. Di italia lahir facisme, di jerman timbul naziisme, di jepang timbul militerisme, dan di Rusia timbul komunisme
Bidang sosial
Peranan kaum buruh sangat penting selama perang, mereka berperan dalam industri mesin perang. Setelah perang, kedudukan mereka semakin penting, dilatarbelakangi semakin kuatnya sosialisme dan komunisme.
Peranan kaum wanita pun penting selama perang karena menangani kesehatan dan menggantikan pekerjaan pria . setelah perang, tuntutan emansipasi wanita semakin kuat
Pengalaman buruk di masa perang memunculkan keinginan untuk memelihara perdamaian dunia. Pada tahun 1919, dibentuk Liga Bangsa – Bangsa (league of nations)
Bidang Ekonomi
Perekonomian dunia mengalami krisis setelah perang. Banyak negara mengalami kebangkrutan. Puncak depresi ekonomi terjadi pada tahun 1929, dikenal sebagai zaman malaise
Memburuknya perekonomian dunia memunculkan anggapan bahwa kapitalisme gagal. Sebagai gantinya, banyak negara menerapkan etatisme, di mana perekonomian dikendalikan oleh negara.






A. LAHIRNYA NEGARA TOTALITARIAN

Adalah negara yang menempatkan pemerintah sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Ciri negara totalitarian adalah hanya ada satu partai yang berkuasa dan dominasi militer yang amat kuat.

1.Facisme Italia
Setelah perang dunia 1, Italia mengalami krisis ekonomi. Di tengah krisis yang berlarut – larut, tampil kelompok nasionalis fanatik bernama Partai Fascis, yang dipimpin oleh Benito Mussolini. Pada tahun 1922, partai Facis berhasil memaksa raja italia untuk mengangkat mussolini sebagai perdana menteri. Ia memakai taktik memberangus pihak oposisi dengan cara teror dan polisi rahasia. Kemudian ia menjadi penguasa tunggal atau diktator, yang menyebut dirinya il duce (sang pemimpin) dan mencanangkan kebijakan politik italia la prima atau italia raya.

2. Naziisme Jerman

Setelah perang, keadaan Jerman lebih buruk dari italia, karena jerman mengalami kekalahan. Jerman diperas habis – habisan. Ditengah bahaya kebangkrutan, tampil partai Nazi (National-Sozialistische Deutsche Arbeiter-Partie)dibawah pimpinan Adolf Hitler. Partai itu menggelorakan chauvinizme (nasionalisme berlebihan) untuk membangkitkan harga diri bangsa Jerman. Nazi mengkampanyekan keunggulan ras bangsa Jerman (Arya).
Setelah gagal melakukan kudeta pada tahun 1921, Hilter dan barisan partainya menempuh jalur politik untuk meraih kekuasaan. Pada tahun 1933, ia berhasil terpilih menjadi kanselir. Seperti Mussolini, Hilter menggunakan teror dan polisi rahasia untuk menyingkirkan oposisi. Dalam waktu cepat, Hilter menjadi diktator dengan sebutan der fuhrer.


3. Militerisme Jepang

Hal ini erat kaitannya dengan patriotisme. Saat krisis terjadi, muncul anggapan bahwa jepang akan keluar dari krisis hanya dengan patriotisme. Bardasarkan anggapan itu kalangan militer terjun dalam kancah politik.
Sejak tahun 1930-an, kalangan militer memegang kendali pemerintahan di Jepang. Dengan segera Jepang menjadi negara yang kuat. Warga negara laki-laki dibina menjadi prajurit yang tangguh dan berani mati. Di bawah pemerintahan militer, Jepang disiapkan untuk berperang. Hal itu semakin kuat saat Jendral Hideki Tojo menjadi Perdana menteri.

B. LATAR BELAKANG PERANG DUNIA II

Penyebab Tidak Langsung Perang Dunia II
1. Munculnya Nasionalisme Berlebihan
Nasionalisme yang ikut memicu perang Dunia I, semakin berkembang setelah perang selesai.Bahkan, nasionalisme cenderung menjurus menjadi chauvinisme. Kecenderungan tampak pada kebanggaan berlebihan terhadap bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain.
Nasionalisme berlebihan yang muncul di italia, Jerman, dan Jepang. Di Italia, berupa klaim atas wilayah yang pernah menjadi bagian Kekaisaran Romawi. Di Jerman, berupa pengejaran terhadap bangsa Yahudi dalam rangka pemurnian ras Arya. Di Jepang, berupa klaim atas Asia sebagai kesatuan kawasan di bawah Jepang.
2. Timbulnya Pemerintahan Diktator
Krisis berlarut – larut setelah perang dunia I memunculkan anggapan bahwa pemerintahan demokratis tidak bisa dipertahankan. Timbul kecenderungan untuk menempatkan pemerintahan di bawah satu penguasa. Keberhasilan pemerintahan diktator memulihkan stabilitas ekonomi  membangkitkan  dukungan dari rakyat sekaligus mendorong negara lain untuk menerapkan model pemerintahan yang sama.
Pemerintahan diktator antara lain muncul di Italia, Jerman, Spanyol, Uni Soviet, dan Jepang.
3. Munculnya Politik Agresi Militer
Politik  agresi militer muncul bersamaan di Italia,Jerman, dan Jepang sekitar tahun 1930-an. Politik agresi militer itu berdasarkan doktrin tertentu dalam negara masing – masing. Doktrin itu menjadi alasan klaim atas suatu wilayah. Misalnya, Jerman merasa berhak atas Rhineland karena wilayah itu dihuni oleh bangsa Jerman.
Politik agresi militer Italia berdasarkan doktrin Italia Irredenta, politik agresi militer Jerman berdasarkan doktrin Lebensraum, dan politik agresi militer Jepang berdasarkan doktrin Hakko-ichi-u.
Politik agresi militer erat kaitannya dengan upaya menguasai wilayah kaya akan bahan mentah industri, termasuk industri mesin perang.
Politik agresi militer terlaksana dalam serangan Italia ke Afrika Utara dan Ethiopia, serangan Jerman ke Rhineland dan Austria, dan serangan Jepang ke Manchuria dan China.
Penyebab Langsung Perang Dunia II
Serangan Jerman atas Polandia pada tanggal 1 September 1939, mengawali pertempuran di Front Eropa dan Afrika Utara.
Serangan Jepang terhadap pangkalan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai, pada tanggal 7 Desember 1941 mengawali pertempuran di Front Pasifik.


C. KRONOLOGI PERANG DUNIA II

Front Eropa dan Afrika Utara
Tahun 1939
1 September: pasukan Jerman menyerbu Polandia.
3 September: Inggris dan Prancis mengumumkan perang kepada Jerman.
Tahun 1940
9 April: pasukan Jerman menyerbu Denmark dan Norwegia.
10 Mei: pasukan Jerman menyerbu Belgia dan Belanda
10 Juni : Italia mengumumkan perang kepada inggris dan Prancis.
22 Juni : Prancis menandatangani gencatan senjata dengan Jerman.
10 Juli : Pertempuran Britain dimulai
Tahun 1941
6 April : pasukan Jerman menyerang Yunani dan Yugoslavia
22 Juni: Jerman menyerang Uni Soviet
8 September: pasukan Jerman memblokade yang berlangsung sampai bulan Januari 1944
Tahun 1942
25 Agustus: Hitler memerintahkan pasukannya merebut stalingrad
23 Oktober : pasukan inggris meyerang kedudukan pasukan sentral di El Alamien, Mesir
8 November: pasukan Sekutu mendarat di Aljazair dan Maroko
Tahun 1943
2 Februari : pasukan Jerman meyerah di Stalingrad
13 Mei: pasukan Sentral di Afrika Utara menyerah
4 Juli: pasukan Jerman menyerang kota Kursk, Uni Soviet
10 Juli: pasukan sekutu menyerang Sicilia
3 September: Italia meyerah kepada Sekutu
9 September: Pasukan Sekutu mendarat di Salerno, Italia
Tahun 1944
6 Juni : pasukan sekutu mendarat secara besar – besaran di Normandia,Prancis. Peristiwa itu termashur dengan sebutan D-Day
20 Juli: persekongkolan untuk membunuh Hitler mengalami kegagalan.
16 Desember: pasukan Jerman menyerang pasukan AS dalam Pertempuran Bulge

Tahun 1945
30 April : Hitler bunuh diri di Berlin
7 Mei : Jerman menyerah tanpa syarat di Reims,Prancis. Peristiwa itu mengakhiri Perang Dunia II di Eropa

Front Pasifik
Tahun 1941
7 Desember: pesawat Jepang membombardir pangkalan angkatan Laut AS di Pearl Harbour, Hawaii
8 Desember: AS, Inggris, dan Kanada mengumumkan perang kepada Jepang.
Tahun 1942
15 Februari : Singapura jatuh ke tangan Jepang
26-28 Februari : armada laut Jepang mengalahkan kekuatan laut sekutu dalam pertempuran laut jawa
9 April : pasukan AS dan Filipina menyerah di Semenanjung Bataan.
18 April : armada udara AS membom Tokyo dalam serangan Doolitle
4-8 Mei: armada laut sekutu membendung serangan  Jepang dalam Pertempuran Terumbu Karang
4-6 Juni: pasukan sekutu mengalahkan Jepang dalam Pertempuran Midway
7 Agustus : pasukan marinir AS mendarat di Guadalcanal.
Tahun 1943
20 November : pasukan AS menyerang Tarawa
Tahun 1944
19-20 Juni : Angkatan Laut AS mengalahkan Jepang dalam Pertempuran Filipina
18 Juli: Perdana menteri Tojo mengundurkan diri
20 Oktober : pasukan Sekutu mendarat di Filipina
23-26 Oktober : pasukan sekutu menghancurkan armada laut Jepang dalam pertempuran Teluk Leyte di Filipina
Tahun 1945
16 Maret : pasukan marinir AS merebut Iwo Jima
21 Juni : pasukan marinir AS merebut Okinawa
6 Agustus : bom atom di jatuhkan di Hirosima
8 Agustus : Uni Soviet mengumumkan perang kepada Jepang.
9 Agustus : bom atom dijatuhkan di Nagasaki.
14 Agustus: Jepang menyerah tanpa syarat
2 September : Jepang menandatangani penyerahan di kapal perang U.S.S. Missouri di Teluk Tokyo.

D. AKIBAT PERANG DUNIA II

Bidang Politik
Tampil dua negara adikuasa (super power),  yaitu AS dan Uni Soviet sebagai pemenang perang. Masing – masing menjadi kutub politik Dunia. Amerika Serikat menjadi Poros demokrasi liberal, sedangkan Uni Soviet menjadi poros komunisme.
Persaingan antara kedua negara adikuasa dengan ideologi berlawanan memunculkan Perang Dingin ( The Cold War). Masing – masing mencoba mengimbangi kekuatan lawan dengan membentuk  pakta pertahanan. Pakta pertahanan bentukan AS adalah NATO          (North Atlantic Treaty Organization), sedangkan pakta pertahanan bentukan Uni Soviet adalah Pakta Warsawa.
Munculnya negara – negara merdeka di Asia, seperti Indonesia, India, Pakistan, Srilanka, dan Filipina.
Tersebarnya pengaruh persaingan dua negara adidaya di seluruh dunia, tampak dari pembagian Jerman, Korea, dan Vietnam berdasarkan ideologi demokrasi liberal dan komunis.


Bidang Ekonomi
Tampilnya AS sebagai kreditor seluruh dunia. Dengan kekuatan keuangannya AS melancarkan Marshall Plan untuk membantu perekonomian negara – negara Eropa Barat
Perekonomian dunia terbagi atas sistem ekonomi liberal, sistem ekonomi komando, dan sistem ekonomi campuran. Sistem ekonomi liberal berlaku di negara – negara kapitalis, sistem ekonomi komando berlaku di negara – negara komunis, dan sistem ekonomi campuran berlaku di negara – negara yang baru merdeka.
Bidang Sosial
Munculnya gerakan – gerakan sosial untuk membantu memulihkan kesejahteraan rakyat yang porak – poranda akibat perang.
Timbul inisiatif mendirikan lembaga internasional yang memiliki wibawa dalam memelihara perdamaian dunia. Inisiatif itu datang dari Franklin Delano Roosevelt (AS) yang diteruskan oleh penggantinya Harry S. Truman, Winston Churcill (inggris), dan Joseph Stalin ( Uni Soviet). Inisiatif itu terlaksana dengan berdirinya United Nations atau Perserikatan Bangsa – bangsa (PBB).





Penulis : WIA ADANI ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel PERANG DUNIA 1 ini dipublish oleh WIA ADANI pada hari Jumat, 11 Mei 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan PERANG DUNIA 1
 
Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar